Senin, 14 November 2016

Tugas Ke 2 Manajemen Proyek dan Resiko

Pembuatan Lab Komputer baru dan Penerapan Tata Usaha berbasis komputer di SMA Lancar Jaya
Sebuah sekolah SMA Lancar jaya ingin membuat Lab Komputer yang teridiri dari 42 komputer dan Penerapan Tata Usaha berbasis komputer 

Struktur Organisasi Manajaemen Proyek

Sponsor proyek           
: PT.Eternal Komputer Indo 
Manajer proyek            
: Kepala Bagian teknisi PT.Eternal Komputer Indo
Tim kerja proyek          
: Tim teknisi PT.Eternal Komputer Indo 
Tujuan proyek
: Pembuatan Lab Komputer dan Penerapan Tata Usaha berbasis
komputer 

Kasus bisnis

SMA Lancar Jaya Ingin membuat Lab Komputer dan menerapkan Tata Usaha berbasis komputer , Jumlah perangkat komputer untuk 2 buah Lab  berjumlah 42 , 40 untuk murid dan 2 untuk guru , dan pada tata usaha akan di buatkan 5 buah komputer untuk mendata pembayaran yang di lakukan siswa/i dan membuat sebuah databasenya sehingga dapat memudahkan dalam segi pembukuannya , dan Lab komputer dan Tata Usaha sudah menggunakan Internet

Hasil proyek yang akan dicapai:      

-          Membangun sebuah Lab Komputer baru
-          Internet terpasang pada sekolah 
-          Mempermudah pembayaran- pembayaran yang berhubungan dengan sekolah 
-          Dimulai pada tanggal 01 juni 2017
-          Selesai pada tanggal 20 Januari 2017

Penjadwalan kasar:

Juni: 

-          Memakai kelas yang tidak terpakai dan Memulai Perencanaan ruangan tempat lab
Komputer,mengosongkan kelas yang akan menjadi Lab
-          Penataan tempat untuk Bagian TU,
-          Pemesanan perangkat Komputer  

Agustus: 

-                      Membangun sistem Kelistrikan pada Lab dan ruangan Tata Usaha 
-                      Memulai Pemasangan PC pada Lab Komputer dan ruang Tata usaha Oktober: 
-                      Menginstall Windows 10 pada setiap Komputer, dan aplikasi penunjang pembelajaran komputer
-                      Pada bagian Tata usaha akan menggunakan database Microsoft Access  
-                      Pemasanagan internet dari ISP  Desember: 
-                      Pelatihan staff tata usaha dan Perekrutan Guru Komputer tambahan 
-                      Pengetesan Lab oleh Teknisi dan konsultan dari PT.Eternal Komputer Indo

Sumberdaya proyek:

Perkiraan biaya: Rp. 300 +/- juta. (termasuk biaya software baru).
Konsultasi dari PT.Eternal Komputer Indo

Anggaran Kasar  

Nama Barang
Harga  
Total
Komputer
Rp.4 jt *42
Rp.168 jt
Monitor 16”
Rp.1 jt *42
Rp.42 jt
Instalasi Internet
Rp.3 jt
Rp.3 jt
Meja komputer & kursi 
Rp.1 jt*42
Rp.42 jt
Pembelian Software 
Rp.3 jt
Rp.3 jt 
Instalasi Listrik
Rp.2jt
Rp.2jt
                         
Ruang Lingkup 
Kepala Lab Komputer dan staff TU akan di bimbing oleh Teknisi dari PT. Eternal Komputer Indo jika terjadi kerusakan atau error pada PC, dan Kepala Lab Komputer bertanggung jawab dengan berjalannya Lab komputer dan staff TU berbasis ini     
             
Tujuan Proyek dan Kesimpulan Proyek 
             
            Jadi proyek yang kami kerjakan diharapkan dapat membantu dalam meningkatkan kualitas belajar siswa/i dan meningkatkan ke efisienan sistem pembayaran pada sekolah dengan menggunakan komputer yang cukup untuk melakukan berbagai macam pembelajaran IT dari tingkat yang dasar sampai lanjut
            Kami juga berharap sekolah akan mengadakan ekstrakulikuler tambahan yang berhubungan dengan IT sehingga pemakaian lab akan semakin maksimal,sehingga dapat meningkatkan ilmu para siswa dan mampu bersain dengan sekolah lain 
            Sekian Rangkaian Proyek dari kami,jika ada kesalahan atau ketidak sesuaian silahkan hubungi kami 

Jumat, 14 Oktober 2016


KELOMPOK VIII

“Manajemen Kualitas"


-Ihsan Sanubari (25114111)

-Mega Permana (2C114738)
-Teguh putra perdana (2A114712)

Pengertian Kualitas dan Kualitas Proyek TI

       The International Organization for Standardization (ISO) mendefinisikan kualitas sebagai “gelar untuk satu set karakteristik yang memenuhi persyaratan” (ISO 9000:2000).
       Ahli lain mendefinisikan kualitas berdasarkan:
       Conformance to requirements : proses proyek dan produk memenuhi spesifikasi tertulis.
       Fitness for use : suatu produk dapat digunakan seperti yang dimaksudkan.
Proses Project Quality Management
       Project quality management memastikan bahwa proyek akan memenuhi kebutuhan yang dilakukan. Proses meliputi :
       Quality planning : mengidentifikasi standar kualitas yang relevan dengan proyek dan bagaimana memuaskan mereka.
       Quality assurance : secara berkala mengevaluasi kinerja proyek secara keseluruhan untuk memastikan proyek ini akan memenuhi standar kualitas yang relevan.
       Quality control: hasil pemantauan proyek tertentu untuk memastikan bahwa mereka memenuhi standar mutu yang relevan
Quality Planning
       Berarti kemampuan untuk mengantisipasi situasi dan menyiapkan tindakan untuk membawa hasil yang diinginkan. Penting untuk mencegah cacat dengan:
       Memilih bahan yang tepat.
       Pelatihan dan mengindoktrinasi orang-orang dalam kualitas.
       Perencanaan proses yang menjamin hasil yang sesuai.
Quality Assurance
       Jaminan kualitas mencakup semua kegiatan yang berkaitan dengan memenuhi standar kualitas yang relevan untuk sebuah proyek.
       Tujuan lain dari jaminan kualitas adalah peningkatan mutu berkelanjutan.
       Benchmarking menghasilkan ide untuk perbaikan kualitas dengan membandingkan praktek proyek tertentu atau karakteristik produk kepada mereka dari proyek-proyek lain atau produk di dalam atau di luar organisasi.
       Quality audit adalah tinjauan terstruktur kegiatan manajemen mutu spesifik yang membantu mengidentifikasi pelajaran yang dapat meningkatkan kinerja pada proyek-proyek yang sedang atau akan.
Quality Control
       Output utama quality control adalah:
       Acceptance decisions
       Rework
       Process adjustments
Quality Control Charts
       Control chart adalah tampilan grafik data yang menggambarkan hasil dari suatu proses dari waktu ke waktu.
       Penggunaan utama dari control chart adalah untuk mencegah cacat, bukan untuk mendeteksi atau menolak mereka.
       Peta kendali kualitas memungkinkan Anda untuk menentukan apakah suatu proses dalam pengendalian atau di luar kendali.
       Ketika suatu proses dalam pengendalian, setiap variasi dalam hasil proses diciptakan oleh kejadian acak; proses yang berada dalam kontrol tidak perlu disesuaikan.
Modern quality management:
       Memerlukan kepuasan pelanggan.
       Pencegahan lebih memilih untuk inspeksi.
       Mengakui tanggung jawab manajemen kualitas.
Improving Information Technology Project Quality
       Beberapa saran untuk meningkatkan kualitas proyek-proyek IT mencakup:
       Membangun kepemimpinan yang meningkatkan kualitas.
       Memahami biaya kualitas.
       Fokus pada pengaruh organisasi dan faktor kerja yang mempengaruhi kualitas.
       Ikuti maturity models.


Vidio presentasi ada di youtube juga lohhh....
https://www.youtube.com/watch?v=uwe5tcLLDa0&feature=youtu.be